4 Resep Jenang, Kaya Rasa Sarat Makna

660 views

resep-jenang-soloJenang merupakan pusaka kuliner Jawa. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai salah satu pusat budaya Jawa memiliki koleksi resep jenang yang berakar dari tradisi. Jenang dalam kultur kuliner Surakarta berwujud bubur.

Resep – resep jenang berikut ini bisa Anda aplikasikan di rumah.

JENANG SURAN

Bahan:

Beras, santan, garam, dan daun salam.

Cara pembuatan:

Beras direbus sampai lembek kemudian tambahkan santan, garam, daun salam dan sambil terus diaduk sampai matang. Penyajian:

Disajikan dengan tambahan sambal goreng, telur dadar irisan tipis, perkedel, klengkam kentang atau tempe, lalapan timun, dan daun kemangi.

Makna:

Waktu itu terbatas dan selalu menjalani siklusnya. Kita seharusnya ingat masa lalu dan memperbaiki masa depan.

JENANG GRENDUL

Bahan:

Tepung beras, tepung ketan, santan, gula jawa, pandan, kapur sirih, dan garam.

Cara pembuatan:

Untuk membuat grendul, campurkan tepung ketan, tepung beras, kapur sirih, dan garam lalu ditambah air dan diuleni sampai menjadi adonan yang kalis. Bentuk adonan itu menjadi bulatan-bulatan sebesar kelereng dan rebus sampai mengapung dalam air rebusan.

Untuk membuat jenangnya, rebus santan sampai mendidih dan tambahkan gula jawa dan garam. Sebelum kembali mendidih, masukkan tepung beras yang sudah di-encerkan dan masak grendul sampai matang. Jenang ini disajikan dengan tambahan kuah santan.

Makna:

Kehidupan itu seperti cakra penggilingan dan bagai roda yang berputar, yang terkadang di atas kadang pula di bawah. Kita perlu menemukan keharmonisan dari perbedaan-perbedaan yang terjadi dalam kehidupan.

JENANG KOLEP

Bahan:

Tepung beras, santan, garam, daun salam, dan pandan. Serta pewarna makanan merah, hijau, kuning, dan hitam.

Cara pembuatan:

Tepung beras diseduh air hingga cair. Rebus air santan sampai agak mendidih lalu masukkan tepung beras, sambil terus diaduk tambahkan garam, daun salam, santan, dan daun pandan. Disajikan dalam wujud jenang putih dengan bagian atasnya digaris-garis dan telah diberi pewarna.

Makna:

Manusia sebagai makhluk sosial selalu dihadapkan pada perbedaan-perbedaan. Menghargai dan menghormati perbedaan dalam masyarakat yang plural dan multi-kultur menjadi nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.

JENANG TAMING

Bahan:

Jenang pati, jenang grendul, jenang sum-sum, dan jenang lang.

Cara pembuatan:

Jenang ini hanya merupakan perpaduan dari empat jenis jenang yang cara pembuatannya telah diulas di awal, dan disajikan dalam satu wadah dengan komposisi sama.

Makna:

Belajar menjaga kekuatan diri dengan berdoa kepada Tuhan dan mengenali atau memahami kelemahan diri.

Empat resep jenang di atas merupakan resep pusaka Keraton Solo. Selamat mencoba!

Tags: #Keraton Solo #Resep Jenang #Resep Pusaka