5 Tips Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja

1181 views

wawancara-kerjaSalah satu kunci menaklukan wawancara kerja, menggunakan bahasa tubuh yang baik. Ya, membaca dan memahami gerak-gerik serta gestur tubuh seseorang merupakan bahasa non- verbal yang perlu Anda miliki saat berhadapan depgan pewawancara. Jika Anda mampu memahami apa yang diinginkan dan dipikirkan si pewawancara, lalu memenuhinya dengan melakukan bahasa tubuh yang baik, akan baik pula untuk prospek karir Anda. Setidaknya, ada lima dasar bahasa tubuhyang pertu Anda perhatikan saat berhadapan dengan pewawancara kerja.

Jabatan tangan

Kontak fisik yang pertama dilakukan saat bertemu pewawancara kerja, berjabat tangan. Meski kelihatannya sepele, jabatan tangan momen penting dalam mem beri kesan pertama soal diri Anda. Apakah Anda menjabat tangan dengan lembut atau Anda tipe “penghancur tulang” karena terlalu kencang saat menjabat tangan? Atau saat berjabat tangan, telapak tangan Anda basah berkeringat?

Tip:

  • Pastikan tangan Anda bersih dengan kuku yang tak terlalu panjang atau kotor.
  • Sebaiknya telapak tangan hangat dan tak berkeringat saat menjabat tangan. Anda bisa mengeringkan tangan dengan tisu atau sapu tangan sebelum masuk ruang wawancara.
  • Jangan mengocok tangan berlebihan dan menjabat terlalu erat. Kocok seperlunya dengan kesan profesional, sopan, dan disertai senyuman hangat.

Kontak mata

Meski mulut tak bicara, mata bisa mengungkapkan sesuatu. Usahakan melakukan kontak mata yang tegas, hangat, dan yakin saat menjawab pertanyaan. Pastikan mata Anda tak menerawang atau melirik ke kanan-kiri saat wawancara berlangsung.

Tip:

  • Saat bertemu pewawancara, lakukan kontak mata dengannya dan pikirkan, “Wow, senang sekali akhirnya bertemu dengan Anda!” Hal itu akan menjadikan Anda tersenyum dengan sendirinya dan memancarkan mood positif dari dalam diri Anda.
  • Selama wawancara, jaga kontak mata di area segitiga wajah pewawancara yang meliputi mata kiri, hidung, dan mata kanan.
  • Peringatan! Jangan menatap wilayah bibir, karena akan diartikan secar seksual.

Postur tubuh

Bukan berarti tak boleh punya kekurangan fisik. Tapi setidaknya postur tubuh Anda harus menunjukkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda.

Tip:

  • Jangan membungkukkan pundak atau menundukkan kepala karena menunjukkan sikap pesimis dan kurang agresif.
  • Jangan memain-mainkan jari-jari tangan atau kaki selama wawancara karena akan memperlihatkan betapa gugupnya Anda.
  • Tarik napas dalam dan teratur, duduk dengan posisi sempurna dan kelihatan nyaman.

Posisi tangan

Lengan dapat memberi petunjuk, seberapa terbuka atau tertutupnya pribadi Anda. Pastikan kedua lengan berada di sisi kiri dan kanan tubuh untuk menunjukkan, Anda tak takut menghadapi apa pun yang akan terjadi.

Tip:

Ada dua gestur tangan umum yang menunjukkan sifat pribadi seseorang.

  • Jika telapak tangan mengarah ke atas dan terbuka, menunjukkan sifat terbuka dan friendly.
  • Jika telapak tangan mengarah ke bawah atau menutup, menunjukkan sifat dominan dan kemungkinan agresif.

Posisi kaki

Kaki kita bergerak lebih sering dari biasanya saat sedang gugup, stres, atau tertekan. Selama wawancara, posisi kaki yang terus-menerus bergerak dan berganti posisi memberi kesan kurang baik.

Tip:

  • Usahakan posisi kaki tak banyak berubah. Kalaupun bergeser, sewajarnya saja.
  • Jangan menyilangkan kaki. Posisi menyilangkan pergelangan kaki di atas lutut dikenal dengan sebutan “figure four,” dan hal ini biasanya dianggap posisi paling defensif.

 

Tags: #Bahasa Tubuh #Tip #Wawancara Kerja

Leave a reply "5 Tips Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.