5 Tips Praktis Membangun Jaringan Usaha (Network)

658 views

tips-praktis-membangun-jaringan-usahaPaling tidak sejak 7 tahun lalu, sektor UMKM mulai menjadi target berbagai program pemerintah. Malah dalam dua tahun terakhir, berbagai kementerian dan lembaga pemerintah seperti saling tidak mau ketinggalan, beramai-ramai menggarap program pengembangan UMKM.

Sebenarnya, perhatian yang besar terhadap UMKM bukanlah hal yang terlalu istimewa. Jika dilihat dari perjalanan beberapa negara yang perekonomiannya maju seperti Jepang dan Amerika Serikat, UMKM memiliki andil besar dalam membesarkan perekonomian mereka. Umumnya, di negara-negara tersebut peran UMKM-nya di atas usaha besar. Malah negara seperti Italia, kinerja ekspornya 75% ditopang oleh UMKM.

Pertanyaannya, dengan perhatian pemerintah yang besar saat ini, mampukah UMKM Indonesia berperan besar juga dalam pembentukan angka-angka ekonomi negara? Lantas dengan sudah kadung berbagai perjanjian pasar bebas (free trade agrement) ditandatangani pemerintah kita, bisakah UMKM meningkatkan daya saing?

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya saing adalah melakukan pengembangan jaringan usaha. Malah beberapa pakar menilai, pengembangan jaringan usaha merupakan modal utama bagi UMKM. Terutama sebagai alternatif mengatasi berbagai keterbatasan UMKM dalam pengadaan bahan baku, kapasitas produksi, akses pendanaan, dan akses pemasaran.

Lantas, bagaimana caranya melakukan pengembangan jaringan usaha tersebut. Berikut ini 5 tips praktis membangun jaringan usaha (network).

Hal yang pertama harus dilakukan adalah memperbanyak kenalan. Tampaknya sederhana, tetapi sebetulnya salah satu cara yang kuat untuk mengembangkan bisnis. Tidak sedikit pengusaha yang berhasil membuat jaringan bisnis tangguh, berawal dari kenalan. Jadi, jangan sungkan memperbanyak kenalan, membuka jaringan baru untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Di mana pun termasuk jaringan sosial.

Hal kedua adalah jangan pernah lupakan kartu nama. Ketika bertemu dengan rekan bisnis yang baru, segera berikan kartu nama Anda kepada mereka. Meskipun tampaknya hal sepele, dampak yang diperoleh sebenarnya sangatlah besar. Karena kartu nama tersebut, selain menjadi salah satu identitas Anda, juga akan memudahkan orang-orang agar dapat menghubungi Anda. Pemberian kartu nama efektif dalam menjaring order. Tidak jarang pelaku UMKM mendapat pesanan dari orang-orang yang pernah mereka beri kartu nama lebih dari setahun sebelumnya.

Langkah selanjutnya, cobalah bergabung dangan forum atau komunitas pengusaha yang ada. Cara ini cukup efektif untuk membantu membangun jaringan bisnis baru. Apalagi di dalam forum biasanya Anda mendapat peluang berkenalan dengan banyak pengusaha dari berbagai jenis usaha. Siapa tahu, salah satu dari mereka bisa menjadi partner bisnis potensial bagi usaha Anda. Atau paling tidak ada mendapat kiat-kiat yang berguna untuk kelancaran usaha Anda.

Hal lain adalah carilah cara untuk mengenalkan usaha/produk Anda ke konsumen atau masyarakat luas. Misalnya saja dengan cara ikut serta di beberapa event/penyelenggaraan pameran, melakukan promosi di media sosial dan media massa, atau mengikuti pelatihan-pelatihan dan seminar. Semakin bisnis Anda dikenal banyak orang, peluang untuk mendapatkan jaringan bisnis baru semakin terbuka lebar.

Terakhir yang sering dilupakan adalah menjalin hubungan baik dengan semua relasi bisnis Anda. Peliharalah sulaturahmi Anda dengan sapaan lewat telefon, SMS, atau jaringan sosial. Jangan abaikan relasi yang saat ini tidak ada kaitannya dengan bisnis Anda karena suatu saat Anda akan membutuhkannya. Apalagi jaringan bisnis yang kuat, pada dasarnya dibentuk dari berbagai hubungan baik yang Anda bangun.

Tags: #Jaringan Usaha #Membangun #Network #Tips Praktis #UMKM

Leave a reply "5 Tips Praktis Membangun Jaringan Usaha (Network)"