Kemana Akan Melangkah Setelah Kuliah?

732 views

kemana-akan-melangkah-setelah-kuliah“Buat apa Anda kuliah?” Kalau Anda ditanya seperti itu, apa jawab Anda? Anda – bersama 99,98 persen orang lainnya – akan menjawab untuk bekerja. Jawaban itu tak salah – kayaknya tidak ada jawaban yang salah untuk pertanyaan itu. Ke mana 0,02 persen lainnya? Mereka menjawab ingin buka usaha sendiri. Data hasil survei terhadap anak-anak kuliahan di Indonesia itu diungkapkan oleh Sun Microsystems Indonesia.

Pilihan setelah lulus kuliah memang kebanyakan dua pilihan tersebut, kerja atau buka usaha Р sebetulnya pilihan ketiga: nganggur (amit-amit). Karena tujuan yang paling sering dipilih adalah bekerja, tak ayal universitas harus mempersiapkan mereka. Beberapa universitas melakukan kerja bareng dengan beberapa perusahaan untuk menempatkan mahasiswa sebagai karyawan magang.

Baca juga : 3 Tips Meminta Kenaikan Gaji

Pilihan buka usaha sendiri memang sangat tidak populer ketimbang pilihan bekerja. Bukan hanya di Indonesia, di negara lain pun pilihan kedua ini masih jauh dari populer. Di Singapura, hanya 3 persen yang ingin buka usaha sendiri.

Usaha untuk mengubah kondisi bukannya tak ada. Berbagai kalangan berusaha sendiri menanamkan jiwa enterpreneur ke pelajar. Microsoft misalnya. Mereka membuat acara kompetisi bertajuk Imagine Cup. Peserta kompetisi itu adalah para mahasiswa seluruh Indonesia. Tim peserta kompetisi harus membuat suatu aplikasi sesuai dengan tema yang ditentukan.

Selain Imagine Cup, Microsoft juga punya iMulai. Program ini merupakan hasil kerja sama perusahaan penghasil sistem operasi Windows itu dengan USAID Senada. Program ini mengundang orang untuk membuat sebuah perusahaan untuk mewujudkan suatu ide inovasi yang memanfaatkan teknologi informasi. Perusahaan dengan ide yang paling inovatif akan memperoleh modal berupa uang dan peranti lunak untuk mewujudkan ide tersebut.

Baca juga : Mau Beli Sepeda? Kenali Dulu Yuk Sejarah Perkembangannya!

Pilihan ketiga, tadi sudah disebutkan, yakni nganggur. Pilihan ini tak perlu dibahas. Masih ada satu pilihan lagi – kali ini serius – yakni jadi peneliti. Menjadi peneliti pun memang tak populer. Selain seperti tak ada pendapatan yang pasti, hidup berkutat dengan laboratorium jadi alasan. Maklum saja, kucuran dana untuk penelitian sejak zaman dulu masih minim.

Akan tetapi, pemerintah telah mengucurkan dana dengan jumlah yang baru untuk penelitian di universitas. Jumlah baru itu berkali-kali lipat dengan jumlah dana yang sudah-sudah. Hasilnya, kalau dulu penelitian di universitas melempem, sekarang ini muncul titik cerah. Jadi, ke mana Anda akan melangkah sesudah kuliah?

Tags: #Buka Usaha #Kerja #Kuliah #Magang