Kiat Meringankan Sindrom Pra Menstruasi (SPM)

1171 views

sindrom-pra-menstruasi-pmsAda kiat yang dapat membantu kaum wanita meringankan penderitaan yang diakibatkan gejala-gejala sindrom pra menstruasi (SPM). Menurut perkiraan, 20%  hingga 50% dari semua wanita berusia subur, memiliki beberapa gejala SPM, salah satu masalah paling umum yang mempengaruhi wanita. Lantas, bagaimana cara meringankan sindrom pra menstruasi (PMS)?

Penelitian terbaru membuka tabir SPM lebih lebar, dan menganjurkan bermacam-macam cara pemecahan yang aman dan sederhana untuk menanganinya. Kendati para ahli belum mengetahui penyebab yang pasti dari SPM, banyak di antara mereka berteori, itu sebenamya suatu kelainan dari sistem endokrin reproduksi yang terjadi selama satu atau dua minggu menjelang awal menstruasi.

SPM mungkin mengandung komponen yang turun temurun. Walaupun gadis berumur belasan tahun bisa mempunyai SPM, tetapi lebih umum terdapat pada wanita berusia 30 tahun ke atas dan bisa sangat menyusahkan bagi wanita yang mendekati menopause. SPM juga lazim diderita wanita yang mengalami perubahan hormon, seperti halnya dengan kehamilan, keguguran, atau pembuangan rahim melalui pembedahan.

Beberapa wanita malah mengaku, mereka memiliki dorongan tenaga yang besar sebelum haid. SPM benar-benar dapat mempengaruhi kehidupan seorang wanita, termasuk cara penampilan, berpikir, berbuat dan merasakan, dan apa yang dimakan. Para ahli menyarankan langkah sederhana berikut ini sebagai kiat meringankan sindrom pra menstruasi yang Anda alami.

6 Kiat Meringankan Sindrom Pra Menstruasi

Buat catatan. Jika Anda mempunyai SPM, buat catatan bulanan mengenaii perubahan yang dialami. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah, keteraruran dari siklus terjadinya gejala yang menunjuk pada SPM. Wanita yang memiliki SPM harus bebas dari segala gejala selama satu minggu setelah menstruasi.

Makanan yang menyenangkan hati. Konsumsi karbohidrat untuk sementara menaikkan tingkat serotonin otak, mengurangi timbulnya gejala suasana hati. Memakan karbohidrat menenangkan orang, sehingga kemarahan dan ketegangan berkurang.

Carilah keringat. Bukti-bukti yang semakin banyak memberi kesan, aktivitas aerobik memperkecil atau menghilangkan banyak gejala SPM.  Sebuah teori mengatakan, gerak badan menaikkan suhu badan dan merangsang hypothalamus, yang mengatur produksi estrogen dan progesterone, dan menyebabkan sistem hormon seorang wanita menjadi lebih seimbang.

Hindari kafein dan alkohol. Perubahan-perubahan pramenstruasi akan membuat wanita lebih sensitif pada kafein, alkohol, dan obat keras. Kafein sebuah stimulan yang meningkatkan sifat lekas marah, kegelisahan, kegugupan dari ayunan suasana hati. Lagi pula, kafein akan meningkattkan pembesaran payudara pada sementara wanita.

Vitamin tambahan. Pemakaian vitamin untuk mengobati SPM sedang diperdebatkan, tetapi beberapa penelitian menunjukkan pengaruh bermanfaat yang dapat dipetik dari kalsium, magnesium dan vitamin B-6.

Redakan hal-hal yang menekan. Apabila wanita menjadi stres, mereka lebih bereaksi terhadap pergantian hormon dengan menunjukkan gejala-gejala fisik dan perubahan suasana hati.

Yoga, pijat, meditasi dan pengurang rasa stres lainnya alat penangkal yang baik sekali. Gejala-gejala SPM berkurang dengan berarti jika wanita melakukan latihan-latihan meditasi dan pengendoran otot, termasuk duduk dengan berdiam diri selama 20 menit, duakali sehari.

Apabila 6 kiat meringankan sindrom pra menstruasi di atas tidak membantu, hubungi dokter ahli untuk mendapatkan resep obat. Pengobatan dini bermanfaat bagi kasus-kasus SPM yang langka dan berat, dengan kondisi wanita menjadi sangat lemah karena depresi sehingga tidak mampu melanjutkan aktivitas sehari-hari yang biasa mereka lakukan.

Tags: #Haid #Siklus #Sindrom Pra Menstruasi #SPM

Leave a reply "Kiat Meringankan Sindrom Pra Menstruasi (SPM)"